Nama Tuhanku bergema di sepetak dunia ukuran 3x4
berseru dan memanggil
dipanggil namun tak terpanggil
mengajakku untuk membasuh kebusukan diri dan mensucikan kegundahan
kegundahan dari sengatan listrik yang mengguncang batin
menghantam otak hingga berceceran
menjadi saksi keterpurukan dan kebodohan
panggilan untuk memuntahkan seluruh penat
melonggarkan tali-tali pengikat pusat syaraf
bernafas
melatih kembali persendian yang sudah soak
membasuh pelupuk mata dengan tetes demi tetes kepasrahan sembari bersimbah di dataran dunia
berharap akan keindahan hari esok
No comments:
Post a Comment