Thursday, August 9, 2012

Panggilan

Nama Tuhanku bergema di sepetak dunia ukuran 3x4
berseru dan memanggil
dipanggil namun tak terpanggil
mengajakku untuk membasuh kebusukan diri dan mensucikan kegundahan

kegundahan dari sengatan listrik yang mengguncang batin
menghantam otak hingga berceceran
menjadi saksi keterpurukan dan kebodohan

panggilan untuk memuntahkan seluruh penat
melonggarkan tali-tali pengikat pusat syaraf
bernafas
melatih kembali persendian yang sudah soak
membasuh pelupuk mata dengan tetes demi tetes kepasrahan sembari bersimbah di dataran dunia
berharap akan keindahan hari esok

Shock

sebaris namun membunuh...
sekata namun menghunus...
terobek, tercabik...
terhempas jatuh ke bumi...dari langit terlempar dan terkapar
bagai disengat listrik 1000 Volt

hanya satu tetes...
lemas tak berdaya
kenyataan hidup dari setahun merangkak, tapi terjatuh
bantuan datang namun dia ragu...
apakah ini jalanku?

Thursday, August 2, 2012

H 13 Ramadhan (daging hitam :S )


Hari ini aku dapat kue lagi dari kantor. Dua lagi J senangnya hatiku. Akhirnya buka puasa malam ini bisa makan hidangan maknyuss. Di kantor kerjaanku Cuma satu, bikin Final Presentation. Walaupun ujung-ujungnya aku malah buka facebook ato cebe radio ato email. Aku kerjain beberapa bagian dari presentasi.(eh, kok malah nulis blog,,yasudah lah) setelah pendapat pie dan moossee chocolate yang terlihat menggiurkan banget, aku pulang kantor. Aku memang sudah berencana untuk membeli daging sapi untuk di buat rendang buat buka puasa malam ini. Desert sudah beres, main course tinggal masak, apettitenya es teh manis. Jadi ceritanya, aku sudah beli daging nih. Eh, kok sudah di potong, bagian dalamnya sudah menghitam. Tapi karena sangking pedenya diriku, sembari mengintip tanggal expired dari makan tersebut, aku membaca bismillah semoga nggak sakit perut. Ternyata, kawanku yang lain mengadakan acara buka bersama. Aah, sial, saying banget aku udah beli daging. Alhasil, akupun nggak ikut acara makan-makan itu (semoga mereka nggak berfikir kalau aku sombong. Ya abis, kan saying dagingnya udah di potong) akhirnya malam ke 14 ramadhan ku habiskan dengan menyelesaikan lukisa bungaku dan menyantap ganas rendang daging bikinanku plus cake hadiah dari kantor untukku.
Malam ini tidak ada yang special, hanya komentar mamaku tentang lukisa yang menghiasi malam summer yang sudah menjadi agak dingin. Kata mama, scoreku 70 untuk lukisan bunga hehehe :P

Wednesday, August 1, 2012

belanda dan hari ke 12 ramadhan (part 2)


Kedatanganku di rumah keluarga itu disambut sangat hangat. Mereka memiliki 3 orang anak yang 2 diantaranya lahir di Belanda. Anak terakhir masih berusia sekitar 6 bulan (kalau nggak salah, soalnya saya jg agak lupa) tertawa renyah melihatku datang. Aku pun menyapanya dan menggendongnya. So cowok dempal yg mungil ini hobi banget narik-narik rambutku yang panjang terurai karena tak ku ikat. Ternyata seluruh hidangan sudah siap tersaji saat aku baru tiba. Jadilah diriku bengong sambil maen dengan anak-anak dan ngobrol ringan sembari menonton Olimpiade yang huforia sampai kemana-mana. Ketika aku menggendong si kecil yang sekarang sudah bisa membalikkan badannya dan berceloteh khas anak-anak, sang tuan rumah memberika comment “udah cocok tuh nil, tinggal kapan undangannya”
Buahahaha….sontak aku tertawa karena comment sang tuan rumah. Aduh, kan jadi malu. “bismillah 5 tahun lagi” jawabku. Ya, aku memang sudah berencana untuk menikah pada usia segitu. Semoga seseorang yang dipilihkan ortu untukku adalah seseorang yg memang sudah aku tunggu. walaupun entah kenapa perasaanku kepadanya masih belum bisa d katanya orang yang jatuh cinta. aku berusaha, tapi entahlah...
Pada pukul 8:45 pm, pasukan rusuh PPI Nijmegen tiba di tempat acara. Sekitar 15 orang makan bersama di tempat tersebut. Menu padang yang sudah memanggil-manggil pun semakin menggiurkan. Ditambah kolak pisang sebagai hidangan berbuka, semakin menambah kenikmatan. Pukul 9.28 pm adzan magrib berkumandang. Serta merta seluruh ruangan mengucap hamdalah dan kami pun siap untuk menggilas habis santapan hari itu. Salah seorang kawanku sudah berada dalam posisi siap menerkam dengan piring dan sendok di tangan dan posisi nungging mendekatkan diri pada nasi yang mengepul-ngepul dan memberikan semerbak aroma.
Sekitar satu jam music piring dan sendok yang beradu mengiringi malam ke 13 ramadhan. Tak terasa sudah hamper masuk pertengahan bulan. Setelah itu, kami sholat magrib berjamaah. Kebahagiaan malam itu bertambah semarak karena Indonesia mendapatkan medali perak di cabang olahraga angkat besi putra. Teriak bahagia membahana ketika berdera Indonesia nangkring di posisi ke-2. Setelah selesai, kami (aku dan rekan2 PPI) pamit untuk bersiap pulang. Jam menunjukkan pukul 11.30 pm dan aku tidak punya lampu sepeda. Akirnya aku memutuskan untuk nekat pulang. Eehh, tak disangka dan tak diduga, sang nyonya rumah menawariku menginap disana. Bagai gayung bersambut, kuiyakan ajakin itu dengan sedikit ragu. Akhirnya aku menghabiskan malam disana bersama keluarga kecil yang sejahterah itu. Terasalah kehangatan keluarga yang selama ini aku rindukan. Seandainya ini Indonesia dan bukan belanda, seandainya aku berbaring di kasur kamarku di Sidoarjo.
Saat jam menunjukkan pukul 3 pagi, kamarku diketuk dan karena aku emang dasarnya susah di bangunin, sepertinya sang empunya rumah udah capek ngebangunin. Dengan detik-detik terakhir, beliau membangunkanku dan untungnya, aku bangun (ini suatu keajaiban yang aku sendiri nggak tau darimana datangnya). Kami bersantap sahur dengan nasi goreng ikan teri dan telur mata sapi. Rasa makannya…mantapp banget deh. Pokoknya sahur paling mantap selama aku di belanda (karena aku jarang makan sahur, jadi ini menjadi sahur special).
Paginya aku ke kantor menggunakan blus lengan panjang yg dibeli dari india, katanya ini handmade. Dengan hati-hati aku memasukkan tubuhku yang kian mekar (bukannya jadi kurus) dan dalam hati aku berjanji akan mencuci baju ini dengan sangat hati-hati.
Begitulah ceritaku di hari ke 12 ramadhan.
Dan jangan khawatir, karena cerita..akan berlanjut J

Tuesday, July 31, 2012

Belanda dan hari ke 12 ramadhan


Hari ke-12 Ramadhan 2012 merupakan satu hari yang cukup dingin untuk summer di Belanda. Terheran-heran diriku melihat bahwa ternyata di pagi yang dingin ini, masih ada orang yang betah dan hanya mengenakan selembar kaos tipis menerjang udara yang cukup dingin bagiku dan membuatku mengeluarkan kembali jaket autumn pemberian mamaku tahun lalu dan syal yang senada dengan terusan lengan panjangku. Walaupun hari ini cukup dingin, ada rasa syukur dalam hatiku karena cuaca tidak sepanas minggu kemarin. Allah SWT memang maha tahu dan maha pengasih. Dia memberikanku ‘tamu’saat udara di Belanda keluar dari jalurnya dan mencapai suhu 28°C. Hal yang sangat membahagiakan untukku, mengingat aku yang lahir dan besar di dataran tropis nan indah, Indonesia.
Udara dingin seperti ini juga merupakan cobaan, disaat rekan-rekan kantor mengantri di mesin kopi untuk menikmati segelas kopi atau kapuchinno hangat skaligus untuk menghangatkan tangan-tangan mereka di dinding gelasnya, aku hanya beristigfar dan duduk di depan meja kantorku sembari membaca beberapa ayat-ayat Al-Qur’an.
Aku merasa bahwa seseorang sedang mengamatiku, tetapi fokusku tak teralis sampai aku menyelesaikan satu ayat. Lelaki Belanda yang merupakan rekan seruanganku melihatku dengan tatapan yang berbeda. Semerta dialihkan pandangannya dariku ketika aku melihatnya. Beberapa menit kemudian, dia bertanya “wah, lagi baca Al-Qur’an ya?”. Aku jawab dengan anggukan dan senyuman simpul di bibirku. Dia tahu beberapa hal tentang muslim dan Alhamdulillah dirinya tidak anti terhadap keyakinanku ini walaupun dirinya sendiri tidak memiliki keyakinan. Dia pernah bercerita kepadaku bahwa dia pernah tinggal beberapa bulan di Malaysia sehingga dia kurang lebih tahu kebiasaan ibadah umat muslim. Beruntunglah diriku memiliki teman seruangan yang sangat menghormati keyakinan satu sama lain yang membuat suasana di ruangan ini begitu menyenangkan.
Di coffee break sore ini, ada salah satu rekan kerja yang membuat kue dan berbagi bersama kami. Sangat di sayangkan bahwa aku harus berpuasa saat ada makanan gratis pengganjal perut. Tetapi kawanku dan diriku tak kehabisan akal. Aku mencari box makanan yang bisa aku pakai untuk membawa pulang kue itu sebagai bekal buka puasa. Kutemuka kotak itu dan kuisi penuh si kotak mungil berwarna hijau yang entah siapa pemilik karena sudah di abaikan berbulan-bulan di atas lemari.
Untuk menu berbuka, tak disangka salah satu keluarga Indonesia yang ada disini mengundangku untuk buka puasa dengan menu masakan padang (akhirnya, dari kemarin sudah ngiler masakan padang) Alhamdulillah. Berkah Allah datang tanpa diduga. Memang aku berencana masak rendang daging untuk menu berbuka hari ini. Tetapi karena undangan sudah disampaikan, saya dengan senang hati akan meluncuk ke TKP. Kebetulan rumah dari yang punya acara sangat dekat dengan kantor. Jadi pulang kantor, langsunglah aku meluncur.

---to be continue

-menggalau edisi II di kantor-

Tuesday, July 24, 2012

Hidup itu tidak pernah mudah


Hidupku dan hidupmu berbeda. Tetapi dalam perbedaan tersebut ada banyak sekali kesamaan. Salah satu dari kesamaan tersebut  adalah hidup kita semua selalu di bumbui dengan masalah dan tantangan.  Terkadang tantangan itu sangat besar sehingga membuat kita berfikir bahwa kita sudah ada di ujung tanduk dan sudah tidak mempunyai jalan keluar lagi. Namun dengan seketika, akal kita bias menyelesaikan masalah tersebut dan tak jarang, masalah tersebut diselesaikan dengan ‘calon’masalah baru. Dalam kenyataannya kita selalu jatuh bangun (bagai lagu dangdut) tapi taukah dirimu bahwa semua ini telah direncanakan. Semua ini sudah dirancang dengan sempurnah oleh sebuah jawaban. Jawaban ini merupakan jawaban dari seluruh isi hati makhluk ciptaan-Nya yang hidup dibawah lindung-Nya.

Makhluknya (tak Cuma manusia saja) selalu diuji dan diberikan tantangan. Tidak lain dan tidak bukan, hanya ingin membuat makhluk tersebut kuat dan memiliki hidup yang berwarna serta bervarisasi. Takcuma monotone lancer-lancar saja, walaupun terkadang ada saja saudara kita yg memiliki pengalaman tersbut.
Dalam kala ini, cobaan yang diberikan oleh-Nya untuk sekelompok makhluk ciptaan-Nya adalah berpuasa. Mungkin bagi kebanyakan orang yang aku kenal, berpuasa bukanlah hal yang istimewa. Banyak yg berkata dirimu hebat karena tidak makan dan tidak minum sama sekali. Tapi ada pula yang marah dan mencemooh dan berkata “Kebodohan apa yang telah kamu lakukan? Mengapa kamu menyiksa dirimu sendiri?”atau “apa?! Mau mencoba merasakan penderitaan orang miskin yang jarang makan??”bah, itu expressi lain dari segelintir orang. Untuk diriku, bulan ini adalah bulan peperangan. Perang terbesar, terutama karena tahun ini aku melalui peperangan ini di negeri orang yang dalam periode bulannya telah memasuki summer time (matahari lebih panjang dari hari normal) dan rata-rata waktu puasa adalah 19 jam dalam sehari. Berbeda dengan tanah air kita yang katanya makmur dan kaya raya tetapi masih saja tidak sadar dan kurang mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Di negeri khatulistiwa tersebut, puasa menjadi salah satu moment besar yang di hijabkan dan diselenggarakan oleh seluruh negeri. Masjid, musholla saling mengumandangkan adzan saat waktu sholat tiba. Tadarus bersama dikala menunggu adzan berbuka, dan tarawih bersama. Sungguh membuatku merinding karena rindu. Disini aku menghabiskan hari-hariku dengan bekerja dan menggerakkan sendi-sendi tubuhku untuk melunasi peminjaman naunganku berteduh selama aku merantau. Indah memang negeri ini. Tetapi kehangatan keluarga yang aku rindukan, hanya bisa di puaskan dengan berkumpul bersama kawan-kawan se-paspor yang telah kuanggap sebagai sosok keluarga.

Mau apa dikata, sudah dua kali aku berlebaran di negeri ini dan akan menjadi ketiga kalinya untuk tahun ini. Harapanku satu, semoga pengorbanan dan tantangan yang aku hadapi ini mendapatkan balasan yang setimpal dengan hasil study-ku. Hah, study… pendidikan yang dinilai dengan angka yang hadir di lembaran putih penentu nasib serta pengalaman bekerja. Hal ini menjadi hal yang aku takutkan. Selama ini aku berada di negeri penjajah untuk mencari segudang pengalaman dan selembar kertas yang tergores didalamnya tulisan B.ASc. kertas ini yang akan menjadi penentu mau dibawa kemana masa depanku. Semoga jalan untuk mendapatkan goresan tersebut selalu diberi jalan dan diberi petunjuk oleh-Nya. Walau aku tahu bahwa tantangan dari-Nya pasti tak akan pernah mudah

buahh...ternyata panjang juga ya.. :p -hasi menggalau di kantor-
Nila -MJ-

Sunday, May 20, 2012

Secangkir

Tarian lincah jari-jari manis bercat merah muda
diatas sepapan teknologi mutakhir ciptaan anak Adam
mencari sebuah ilham dan jawaban
mencari sebuah pencarian
pemaksimalan alam
ditengah dahaga ilmu yang menyelimuti Jagad Raya
mencari... membuka kotak-kotak informasi 
informasi yang harus disaring lalu dijaring


disaring lalu dijaring
tidak ditelan keseluruhan. dipikirkan, dicerna.
mencari solusi ditengah hingar-bingar kicauan para anak Adam
kadang bodoh, kadang cerdas
banyak bodoh. 


para cecurut-cecurut tinggi yang menggemukaan dirinya dengan hasil curian
terkadang...TIDAK!...
cecurut-cecurut yang SERING mengubur rapat-rapat galian informasi cerdas
kini...HAH...anak Adam tak akan lagi diam
tetap akan berkicau


duduk namun tak hanya duduk
diam namun tak pernah diam
bekerja di tengah diam
syaraf-syaraf neuron di dalam gumpalan daging bernama otak terus bekerja tanpa henti
mendidih namun tetap berlanjut
berhenti sejenak hanya untuk mengisi ulang secangkir dopingan kafein untuk membuatnya tetap menyala


menyeruput, lalu berlanjut
berlanjut untuk menggendong bobroknya pertiwi
mencari dan mencari

Bukuku

membuka lembaran-lembaran buku tebal yang menghiasi deretan koleksi ilmu yang aku miliki. karena kebodohan yang ku lakukan dahulu, kebodohan yang membuatku mengulang kejadian memasuki ruang sidang penentu nasib dari jeruju pendidikan. walaupun ini masih tahap pertama.

lembar-lembar yang berisi kehidupan, lembar-lembar yang nanti akan menentukan mau dibawa sistem kehidupan, mau dibawa kemana diriku sebagai pengais dan penjilat ilmu. berisi tentang Double helix yang dihiasi tangga-tangga Nitrogen bases. Dari mulai Adenine, Guanine, Cytosine, Thymine dan Uracil. proses pemisahan dari double menjadi single...memisahkan untuk mendapatkan yang baru dari RNA Primer.

mentranscript DNA menjadi mRNA.... menanggalkan introns dan membawa exon untuk ditranslate menjadi amino acid dalam ribosome oleh tRNA dan bergandeng, sambung menyambung menjadi untaian polypeptide untuk menjadi protein yang utuh.

meng-amplify DNA fragment menggunakan PCR technique. mentransform cell dengan vector yang mempunyai feature dari ORI, LacZ+, MRS, AmpR.

bergelut dengan penyakit genetic yang bisa menambah atau mengurangi kromosome

dan banyak lagi

Semangat!!!

Diam

Kepulan asap keluar dari sarang daging tak bertulang
dihisap sebatang serbuk tembakau
dihisap selinting ganja
keluar sebagai kepulan
kepulan imajinasi...imajinasi...
isi kepala anak-anak bumi 
memenuhi seluruh bumi
menyebar...mengkontaminasi...
meracuni organ-organ kehidupan
mulut...anyir....bau
hamba setan kehidupan berucap
kenapa mulutmu yang bau anyir itu tidak kau gunakan untuk mengganja saja, sebelum berisi belatung?
hamba Tuhan berucap
kenapa mulutmu yang bau anyir itu tidak kau gunakan untuk mengaji saja sebelum berisi belatung?
jawab
Diam. . . . . tak bersuara

Wednesday, May 9, 2012

Perjuangan

well, hari itu, seluruh usaha kami selama kurang lebih 4 bulan di buktikan dalam dua hari. usaha para penuntut ilmu yang menjari pelarian akademis, lari bersama-sama untuk mencari gelak tawa dan menjalin persahabatan serta memupuk benih-benih cinta antar negara oleh satu negara di katulistiwa.
ajang yang telah kita siapkan. perhelatan akbar di eropa. riuh para penonton dan supporter yang datang dari penjuru eropa. meneriakkan berbagai nama negara, namun berasal dari satu negara. keberbedaan yang lucu dan indah.

TEMU EROPA 2012


tempat dimana diriku bertanggung jawab sebagai corong penyebar informasi dan sebagai pedagang asongan untuk mengais satu,dua euro dari kawan-kawan kita yang sangat hebat.
para penuntut yang tak cuma bisa menuntut. para penuntun yang sejenak melupakan tuntutan untuk negara dan untuk dirinya. sejenak meneriak, berlari, melompat dan bersenandung. tertawa dan bersedih bersama.
menggulirkan bola-bola dan menjatuhkan kartu ke meja serta memutar rekaman dan membuat alunan musik indah.

Semua ada di TEMU EROPA. keindahan....keindahan...kebersamaan. mengenal satu sama lain. bertukar pikiran dan saling bercanda.
berdagang (khususnya untuk diriku), yang hanya bisa pusing sambil memikirkan berapa kucuran dana yang bisa ku kerok dari hasil ngasong. tapi pada akhirnya semua akan menjadi indah. peluh keringat akan berganti tawa.
AKU YAKIN

Nila -MJ-

Tuesday, May 8, 2012

Keliru

Arrgghhhh....ya Allah...kenapa gw odong bgt sih...
Astagfirullah...kenapa sampe salah belajar... :(

jadi gini,
hari ini aq seharusnya ujian Theme Test (test untuk whole course) well, gara2 kmaren blajarnya nggak beres, kali ini aq blajar bner2. eh...sialnya diriku ternyata salah kaprah. yang tadinya ku kira Knowledge test (cma test tentang sebagian pengetahuan)...TERNYATA THEME TEST...

HENING.....

CMA BISA BERTERIAK DALAM HATI... :(

Ya Allah...
waktu aku masuk ruang ujian, aq cma bisa shock dan SHOCK!!!
well, skr cma bisa berharap smoga semua yang aku lakukan tadi mendapat Ridho dari Allah...dan atas keajaibannya aq bisa dpt nilai bagus...Amiin...

sekarang belajarr yang bener...and next time...CHECK THE SCHEDULE!!!

Saturday, April 28, 2012

Gila

Itu datang...
datang...
kegilaan itu datang...
tanpa suara, tanpa pertanda
tanpa dimengerti
tanpa disadari
tanpa izin
tanpa peringatan
tanpa pemberitahuan


tiba-tiba datang
menggerogoti idealisme seorang hamba
menghapus sekat-sekat, batas-batas keberbedaan
melebur, menyatu, namun tak satu
tak akan pernah satu
tak akan pernah bersama, tapi hanya satu
dari satu ingin ke dua tapi berakhir dengan satu
sati berdiri, tegak, namun...bodoh
bagai babi buta yang ingin terbang
tanpa kesadaran atas realita
GILA!

Sunday, April 22, 2012

Tantangan

Membuat suatu laporan adalah keseharian. Tetapi membuatnya bersama orang-orang yang tidak bisa kau andalkan. Itu adalah kehancuran. Kehancuran ini terjadi padanya. Pada seorang makhluk Tuhan yang berdiri di tanah penjajah. Berinteraksi dengan seluruh dunia. Sayangnya dirinya mempunyai dua dunia, dunia kebahagiaan yang dimana dia selalu ingin bersama dengan dunia tersebut dan dunia kewajiban dimana laporan harus di buat dan kemampuannya di uji dalam sangkar beridentitaskan sesuatu yang dikatakan tim. Tim yang keseluruhannya bobrok dan reyot. semua orang sudah mengetahuinya.
Tetapi Tuhan berkata lain, 
Sang makhluk Tuhan yang hidupnya telah di penuhi dengan berbagai tanggung jawab dan persoalan, di jatuhkan ke dalam tim ini, seluruh umat mengelus punggungnya dan dirinya pun menitihkan kesedihan atas kesadaran dirinya, bahwa dia telah masuk ke dalam jurang kelam yang hanya Tuhan yang tahu apa yang yang bisa membuat jurang ini menjadi cerah kembali.

Tapi apa daya, Makhluk Tuhan ini hanya bisa Bekerja, Berusaha, dan Berdoa. Semoga Tangan-Tangan Tuhan turut membantu perjuangannya. Diyakinilah bahwa Tuhan telah memberikannya tantangan. Tantangan yang akan menaikkan level kehidupannya, kedewasaanya dalam melihat dunia. Tidak ada jalan darurat, Tidak ada jalan lain. Hanya bisa menghadapi dan berjuang. Hadapi Tantangan untuk Menjadi yang Lebih Baik

Apakah

Sang fajar kembali ke pangkuan Ibundanya
Angin memanggil-manggil segerombolan pencari alam
Ratu malam bersembul malu diantara rimbunan tangan-tangan alam


Tenang, Santai, Relax
Bersenggama dengan bahasa alam
Bercengkrama Para daging tak bertulang
Menggerakkan persendian...sembari melemparkan kartu-kartu judi kehidupan
Diskusi renyah para pencari kenyataan alam


Keindahan ratu malam yang semakin disembunyikan oleh gumpalan-gumpalan penghias nirwana
Bersenandung bersama petikan senar
Keindahan yang tercipta dari Sang Ibunda
Disaksikan oleh seluruh dunia, segerombolan pencari ilmu alam
Tertawa berselimut kejanggalan


Apakah Salahku?

Tuesday, April 17, 2012

kejadian

Permasalahan itu banyak banget ya...kita sebagai manusia nggak pernah tahu kapan kita bisa dapat permasalahan itu sendiri.

sesuatu yang biasa aja, kebiasaan kita, keseharian kita dan cara-cara yang biasa kita lakukan belum tentu cocok dengan orang lain. Bisa jadi kebiasaan tersebut malah menimbulkan banyak permasalahan baru. Seseorang yang biasannya aktif, menyampaikan gagasannya dan suaranya lantang, akan dianggap pengganggu dan orang yang tidak menghargai perasaan orang lain oleh orang yang tenang dan tidak pernah berbicara. permasalahan kecil ini bisa berbuntut panjang. apalagi jika si lantang mulai berbicara untuk mengungkapkan ide-idenya dan si pemalu enggak berungkap dan hanya diam lalu menyimpan dendam di hati mereka.
suatu hal yang sangat di sayangkan. untuk si Lantang, pandangan orang terhadapnya bisa-bisa jelek, jika si pemalu mulai membuka mulut mereka yang terkunci dan membeberkan berita kebohongan yang hanya ada di dalam otak si pemalu terhadap si Lantang dikarenakan dendam kesumat. SEDIH. Situasi yang sangat di sayangkan oleh sejuta umat. bagaikan belatung di dalam daging segar. menggerogoti dari dalam.


Nila -MJ-

Monday, April 16, 2012

Semangat!!

Kegagalan pastinya hadir dalam hidup kita. kapan mau belajar kalau nggap pernah gagal. Waktu kecil kita pasti pernah belajar naik sepeda, dan pastinya terjatuh. Terjatuh itu membuat kita menangis dan sedih. tapi apakah membuat kita berhenti berusaha? Untuk bocah yang satu ini, TIDAK. Dia mencoba lagi dan lagi. Dengan sejuta coreng monyeng dan peluh keluh, alhasil dia bisa mengendarai transportasi roda dua itu. Kepuasan dan Keberhasilan dibumbui dengan memar, luka, dan lecet disana sini. Kepuasan yang di raih dengan penuh perjuangan. Ingatkah kalian bahwa Kepuasan tersebut yang membuat kita sebagai seorang anak menjadi sangat bahagia dan bangga. Bangga menunjukkan bukti luka berbalut plester di depan teman-teman sekelas. berkumandang bahwa saya bisa. Membusungkan dada walaupun rasa perih dari perjuangan belum hilang.

Kini? Cerita yang serupa terjadi. Bocah yang sama, di benua berbeda dan di masa yang sangat komplex. Di suatu masa dimana kepandaian di ukur dengan angka-angka yang menghiasi hasil laporan belajar. Di masa dimana keluh dan peluh sudah jarang dilihat sebagai suatu usaha, hanya hasil. Walaupun begitu, masih ada orang yang perduli dengan perjuangan untuk menghasilkan ide dan gagasan. Sayangnya perbandingannya masih harus di pertanyakan lagi. Si bocah yang kini di kelilingi kegalauan dan keributan anak muda tentang fashion, perkembangan technologi, dll. Tetapi tetap menjadi bocah biasa, yang tidak aneh-aneh. Hanya mengikuti perkembangan berita dari pendidiknya tentang ilmu alam yang dia jalani setiap harinya. 

Si bocah yang kini telah berubah menjadi seorang calon pencetus ide untuk dunia dan sedang merangkak kembali (kali ini bukan untuk belajar berjalan) untuk mengais sebaris ilmu dari setiap lecture yang dia ikuti, setiap praktikum yang dia jalani menjadi kesehariannya. dan tibalah dia di satu titik. dimana sekali lagi kepandaian yang di ukur mainly lewat angka-angka atau huruf-huruf yang tertera di kertas ujian. Taukah bahwa bocah ini selalu menemukan kesulitan dalam hal ini. canggung, grogi menjadi akar permasalahan. Dikala dirinya yakin bahwa apa yang menjadi bekalnya masuk ke dalam ruangan eksekusi akan cukup untuk membuatnya keluar hidup-hidup dan mendapatkan beberapa pundi-pundi bonus, kenyataan berkata lain. Musuh bebuyutan si bocah muncul dan akhirnya....

BLANK

Dirinya tak tahu lagi apa yang harus dia lakukan. Hanya bisa mennggoreskan seadanya dan secukup bekal yang dibawanya. Kekeliruan dalam membawa bekal juga membuatnya serasa terlibas dalam sekali hempasan pedang. Dia sudah yakin, sekeluarnya dia dari ruang eksekusi ini, dia akan segera berakhir dan harus kembali masuk ke ruang eksekusi yang sama tiga bulan mendatang. bagaikan narapidana pendidikan yang gagal melakukan mediasi dengan petugas penjara untuk dibebaskan dari jeruji tersebut. Terhempas jatuh ke dasar bumi. Tak bersisa.

Nila -MJ-

Monday, March 19, 2012

Menemukan sesuatu yang dilupakan


Iseng-iseng saya ngubek-ngubek file2 document dan merapikan kertas-kertas berdebu yang sudah jarang saya sentuh dikarenakan kecanggihan teknologi (Internet) :P
ditengah keasikan bermain-main dengan kenangan, saya menemukan kumpulan puisi yang sudah lama saya tulis. ingin rasanya saya menulis puisi lagi. sudah lama rasanya saya tidak lagi menulis puisi. Salah satunya adalah ini.

Detik, Langkah, Siang
Panas


Keringat berbulir jatuh disudut tebing bingkai wajah
Penyelimut organ diri semakin terbakar tunduk dengan keagungan Sang Penguasa Hari
Satu waktu yang ganjil ditengah derasnya tangisan langit yang menyelimuti periode kenikmatan Tuhan


Melewati beribu-ribu detik dan terik
Serta berbulir-bulir tangisan wajah
Menunggu
Menunggu datangnya tiupan lembut dunia
Duduk di singgasana bumi
Terdiam, bisu, sunyi, sendiri


7200 detik terlibas tak bersisa karena keserakahan penguasa singgasana Tuhan
7200 detik daun pun berteriak
Sampai dimana dikau?
Dan kesunyianlah yang menjawab

Sunday, March 18, 2012

Keluarga Baru, Kisah Baru

Beberapa waktu yang lalu, 
Setelah lebih dari setahun ragu-ragu dan tidak yakin, akhirnya saya mngambil keputusan untuk mencoba bergabung menjadi seorang Sobat Siar di Radio PPI Dunia. Sebenarnya keinginan untuk menjadi sobat siar sudah muncul dari setahun belakangan. Tetapi dikarenakan tidak adanya pengalaman dan sedikitnya jaringan pertemanan dan informasi yang saya punya tentang radio PPI Dunia, keinginan tersebut pudar seiring dengan kesibukan sehari-hari sebagai seorang fakir ilmu di negeri kincir angin.

Nyatanya hasrat itu timbul lagi setelah saya mengikuti kegiatan ISWS 2012 di Malaysia. Disana saya melihat kawan-kawan dari Radio datang dan mengikuti acara simposium PPI Dunia ini. keinginan yang tadinya telah terkubur dalam-dalam dihati, pelan-pelan muncul ke permukaan. singkat cerita, saya telah kembali ke negeri Londo dan masih tetap menjaga hubungan komunikasi saya dan teman-teman yang datang waktu ISWS. saya juga semakin rajin mendengarkan Radio PPI Dunia (kan CLBK ceritanya). dan dalam satu titik, saya mengatakan pada diri saya, "Nila, kalau nggak sekarang, mau kapan lagi? udah, coba aja. keterima syukur, nggak keterima kamu tetap bisa aktif bersahabat dengan kawan-kawan di penjuru dunia".
bermodal keyakinan, kenekatan dan akses internet (ini penting nih) saya mengirimkan lamaran saya dan rekaman suara saya ke HRD radio. 

LOADING...

 Setelah melalui siaran Open House yang 100% dadakan dan beberapa hari menunggu kejelasan nasib, pada 5 Maret 2012 saya menerima surat elektronik (e-mail mksudnya :p ) dari tim HRD radio yang menyatakan saya DITERIMA O.O. Horayy :D
ekspresi pertama. Kaget, diam dan hanya bisa tertegun di depan laptop. Alhamdulillah...
tak disangka dan tak diduga. Padahal saya bukan tipe orang yang pandai untuk membuat lelucon atau yang bisa bikin orang tertawa. tetapi setelah saya sadari lagi. dalam Radio PPI Dunia. bukan itu yang dicari. Tetapi bagaimana kita bisa menghadirkan nuansa mendidik dan informatif yang nyaman.

hari ini, saya meluncurkan siaran perdana saya sebagai seorang Sobat Siar pada pukul 15.00-18.00 CET atau 21.00-24.00 WIB. Mami sudah tahu. Sengaja saya tidak menyampaikan ucapan apapun kepada beliau, ucapan ini akan saya sampaikan saat saya siaran perdana :D

siaran perdana ini bertujuan untk berkenalan tentang siapa saya (curhat kehidupan saya yang masih seumur jagung) dan memperkenalkan program reguler saya Layar Tancap yang akan membahas tentang film-film terbaru dalam ataupun luar negeri.


dan inilah...langkah awal saya menambah ikatan persaudaraan baru. 
bersama Radio PPI Dunia Satu Cinta Satu Indonesia
Radio PPI Dunia untuk Indonesia :D

Nila -MJ-

Saturday, March 17, 2012

Ternyata sudah 46

Tak terasa

itulah kata hatiku saat aku membuka mata pagi ini. baru saja tadi malam aku membuat blog ini. Setelah aku mengambil air suci dan mencurahkan isi hatiku kepadaNya. Duduklah aku termenung.
Hari ini 17 Maret 2012 adalah peringatan hari Kelahiran wanita hebat, cantik rupawan, anggun, tangguh, tegar dan penuh kasih sayang. Wanita yang tak pernah lelah memarahiku, tak pernah lelah mengingatkanku dan tak pernah berhenti menyayangiku.

Helem Liana. Beliau merupakan wanita yang 20 tahun lalu berjuang keras dalam pertarungan hidup dan mati hanya untuk menimang diriku disisinya.

Sedih
hatiku merasa sangat sakit. Dikarenakan jarak 16 jam perjalan pesawat menghalangiku untuk mencium pipi mulusnya yang tak lekang oleh usia, memeluk tubuh mungilnya yang indah (tidak seperti diriku yang punya badan badak), dan mencium tangannya yang memperlihatkan guratan-guratan kerja keras dan kehidupan. Bukan pekerjaan kasar ditengah terik matahari yang aku bicarakan. tetapi pekerjaan sebagai seorang wanita, istri, ibu dan seorang profesional. Tangan yang tak bosan2 membelai dan terkadang memukulku hanya untuk mengingatkan betaba besar rasa cintanya untukku.
hanya air mata yang keluar dari mataku, mengalir menelusuri wajah kecoklatanku dan menetes di bingkai daguku yang menjadi pelampiasan hasratku.

Mamiku tercinta. Anakmu yang paling nakal dan selalu membuat heboh seisi rumah ini, hanya bisa mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang ke-46 semoga keberkahan, kebahagian, panjang usia selalu menyertaimu mami. Semoga malaikat-malaikat selalu menjagamu dari mara bahaya. Semoga rezeki baik selalu mengetuk pintu rumah kita untukmu mami. Semoga kebahagiaanku menjadi kebahagiaanmu, prestasiku menjadi kebahagiaanmu dan kesedihanku tidak mengganggu dan membuat hatimu gusar. kegagalan merupakan satu langkah untuk menjadi sukses. Aku tidak akan pernah bisa belajar berjalan tanpa jatuh, begitu pula itu berlaku untuk segala aspek kehidupan. Maka berbahagialah mamiku.

Mamiku Sayang :*

I LOVE YOU FOREVER
Nila -MJ-

Langkah Baru dari Ribuan Langkah Lalu

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Setiap orang pasti memiliki banyak sekali harapan, bayangan, keinginan, bakat, kesedihan, masalah, kesakitan dan itu semua merupakan KISAH dari individual tersebut. sejujurnya saya telah memiliki banyak blog pada saat saya masih duduk d bangku sekolah dan masih menggunakan baju seragam putih-biru. tetapi kegiatan tersebut terhenti dikarenakan jarangnya saya mengakses internet. Pada kali ini, tiba-tiba keinginan menulis itu muncul lagi. mungkin karena saya ingin berlari sejenak dari tugas-tugas kampus yang menggunung dan exam yang sudah ada di depan mata.

Semoga dengan menulis, kepenatan yang ada di otak saya bisa tertuang dan berkurang :)
dan kini, saya ingin memulai langkah baru untuk menjadi orang yang lebih baik kedepan. semoga dalam kurung waktu kedepan, banyak keindahan dan kebahagiaan dalam hidup saya.

Waalaikumsalam Wr. Wb.
Nila -MJ-